Kunjungi Ngawi Gubernur Khofifah Menyempatkan Pantau Percepatan Vaksinasi Anak

0
76

BAHANAFM,NGAWI- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyempatkan mengunjungi percepatan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun di SDN Margomulyo 1 Ngawi. Kedatangan Gubernur Jawa Timur ini masuk dalam rangkaian kegiatan RI 1 Joko Widodo yang siang ini melakukan peresmian di Pasar Besar Ngawi, dan memberikan bantuan sembako kepada pedagang kaki lima di Markas Kodim 0805 Ngawi.  

“Terima kasih atas gerak cepat Bupati Ngawi  beserta tim kesehatan yang semangat melakukan percepatan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Ngawi,” kata Gubernur Khofifah saat memantau vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun di SDN Margomulyo 1 Ngawi, Jumat (17/12/2021).

Khofifah menyampaikan dengan alasan Ngawi sudah memenuhi level 1 percepatan vaksin, yang hal ini menjadi 5 kabupaten dari 38 Kabupaten/ kota di Jawa Timur mendapat stok vaksin jenis sinovac.  Untuk vaksinasi kali ini, kata Khofifah, menggunakan vaksin jenis Sinovac dengan dosis 0,5 milliliter. Gubernur memberikan pesan kepada siswa-siswi untuk mengiformasikan proses vaksinasi kepada anak usia 6-11 tahun dengan sangat aman.  

“Kita menargetkan akhir tahun ini percepatan vaksin dapat tuntas di Jawa Timur, dan vaksin anak-anak sangat aman,”tambahnya.

Usai memberikan sambutan Gubernur Jawa Timur melanjutkan kegiatan mendampingi Presiden Joko Widodo di Kabupaten Ngawi, dan menyempatkan memberikan roti kepada para siswa yang mengikuti vaksinasi.

Sementara itu ditempat yang sama, Sekertaris Dinas Kesehatan Ngawi Heri Nurfachrudin mengatakan vaksinasi merupakan gelombang pertama vaksinasi anak usia 6–11 tahun di Ngawi. Pemberian vaksin khusus Sinovac itu menyasar 73.496 anak. Mereka berstatus pelajar 505 SD negeri dan swasta sederajat di 19 kecamatan.  

“Apabila stok sesuai dengan jadwal, akhir tahun ini vaksinasi untuk pelajar di Ngawi akan selesai,”ungkap Sekdinkes Ngawi.

Untuk persyaratan penerima vaksin anak-anak ini, mereka harus sehat tidak boleh sakit influensa dan tekanan darah tidak lebih dari 140.

“ Sama seperti yang vaksin dewasa, penerima harus sehat dan wajib tidak boleh sakit  INSPA,” tegas Heri Nurfachrudin. (Ard)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini