Bocah Ngawi Diikat di Tiang Rumah Selama 2 Tahun

0
55

Bocah di Ngawi diikat di tiang rumah selama 2 tahun. Kedua kaki bocah itu diikat bukan tanpa alasan.
Bocah ini yakni Eko Saputra, warga Dusun Sidomulyo, Desa Kandangan, Kecamatan/Kabupaten Ngawi. Saat ini Eko berusia 10.

“Iya diikat kakinya di tiang rumah ini,” ujar orang tua Eko, Ernawati (32) kepada detikjatim, Rabu (16/2/2022).

Ernawati membenarkan, dua kaki Eko diikat sejak dua tahun lalu. Sejak ia menikah lagi. Sejak saat itu, Eko tinggal bersama kakek dan neneknya. Bu

“Sejak saya menikah yang kedua karena bercerai dengan suami pertama, saya tinggal di rumah suami kedua di Desa Watualang. Eko tinggal dengan kakek neneknya,” kata Ernawati.

Ernawati juga mengatakan, sejak menikah lagi, dirinya memasrahkan Eko ke kakek dan neneknya yang hanya butuh tani. Selama ini Eko juga mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Saya pasrahkan ke ortu saya atau kakek nenek Eko karena saya tinggal di Watualang dengan suami kedua, dan sudah punya anak satu lagi. Selama ini ortu saya yang merawat Eko mendapat bantuan dari pemerintah,” terang Ernawati.

Soal dua kaki Eko diikat juga dibenarkan oleh Kepala Desa Kandangan, Pariyanta. “Betul itu warga saya dan memang kakinya diikat tentu bukan karena tidak ada alasan,” jelas Pariyanta.

Pariyanta menyampaikan, Eko yang tinggal dengan kakek dan neneknya, Gono (65) dan Sati (64), sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Kebetulan Eko ini tinggal bersama kakek neneknya dan sudah mendapatkan bantuan baik sembako maupun BPJS,” pungkas Pariyanta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini