HAD ke 30, Wakil Bupati Ngawi Tanam Pohon dan Benih Ikan di Kawasan Embung Rejuno
BAHANAFM,NGAWI –

0
52

HAD ke 30, Wakil Bupati Ngawi Tanam Pohon dan Benih Ikan di Kawasan Embung Rejuno
BAHANAFM,NGAWI – Air merupakan salah satu kebutuhan utama kehidupan. Tidak hanya digunakan untuk pelepas dahaga, air juga memiliki banyak manfaat untuk menunjang kehidupan makhluk hidup dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa air, setiap manusia akan sangat kesulitan melakukan berbagai kegiatan dan aktivitas.
Air memiliki peran vital bagi kehidupan manusia. Hampir semua kegiatan dan keperluan sehari-hari akan selalu membutuhkan air. Untuk mengingatkan betapa pentingnya sumber air, maka setiap tanggal 22 Maret selalu diperingati sebagai Hari Air Sedunia.
Dalam rangka memperingati Hari Air Dunia (HAD) ke- 30 Tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar acara penanaman bibit pohon produktif dan penebaran bibit ikan di kawasan bendungan Desa Rejuno Kecamatan Karangjati.
“Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen bersama pemerintah daerah dengan desa, dalam progam sambang desa sambung roso di wilayah Rejuno kemarin,” ungkap Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko.
Bertepatan dengan HAD Antok demikian panggilan akrab Wakil Bupati Ngawi, berharap pelestarian sumber air dan penghijaun yang sangat penting dalam menjaga kehidupan. Tambahnya dalam peringatan ini dapat meningkatkan pemahaman akan pentingnya menjaga air dan pengelolaan berkelanjutan yang bisa oleh warga Desa Rejuno.
“ Semoga komitmen ini bisa dilaksanakan juga oleh pemerintah desa dan komponen lain kelangsungan embung Rejuno, yang fungsinya sangat penting sekali,” tambah Wakil Bupati Ngawi.
Bersama perangkat desa wakil bupati mengawali penanaman ratusan tanaman yang bernilai ekonomis dan bersifat produktif dengan memperhatikan infrastruktur bangunan di sekitar lokasi penanaman. Ditegaskan oleh Wakil Bupati Ngawi dengan adanya kegiatan ini indikator keberhasilan bertambahnya area tutupan hijau untuk melestarikan lingkungan dapat terus berjalan dengan baik. Penebaran benih ikan sendiri ke dalam waduk, menurutnya untuk keseimbangan ekosistem yang terdapat di bendungan.
“Dengan pengelolaan yang baik penghijuan ini bisa menahan air yang masuk ke bendungan dan airnya bisa dimanfaatkan untuk irigasi serta kebutuhan lainnya,”tegasnya. (ard)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini