Dandim 0805 Salurkan Bantuan PKLWN Kepada 20 Ribu Pedagang Ngawi

0
42

BAHANAFM,NGAWI – Pemerintah pusat menggelontorkan dana Rp 12 miliar untuk 20 ribu pedagang kaki lima (PKL) dan pemilik warung kecil di Ngawi. Masing-masing menerima uang tunai Rp 600 ribu. Penyaluran bantuan PKL, warung, dan nelayan (PKLWN) itu berlangsung dua pekan melalui Kodim 0805/Ngawi mulai kemarin (8/4).

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, yang turut menghadiri penyaluran hari pertama itu, menyambut positif langkah Kodim Ngawi. Dia berharap, dengan stimulan ini, pedagang kecil lebih bersemangat mengelola usaha mereka dan roda ekonomi kerakyatan kembali bergerak.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan, kucuran dana bantuan PKLWN menyasar 212 daerah yang masuk peta pengentasan kemiskinan ekstrem. TNI dan Polri dilibatkan supaya pendataan dan penyaluran dilakukan secara rapi. Sebab, penerima manfaat khusus PKL dan warung selama ini belum pernah menerima jaring pengaman sosial (JPS).

‘’Bisa digunakan untuk modal usaha atau memenuhi kebutuhan sehari-hari,’’ ujarnya, Sabtu

Bantuan ini merupakan program Presiden dan disalurkan melalui TNI. Bantuan diharapkan dapat membantu permodalan usaha kecil.

“Di Ngawi ada 20 ribu orang terdiri dari PKL dan pemilik warung. Jumlah bantuan tunai sebanyak Rp600 ribu untuk tiap penerima,” ungkap Dandim Ngawi, Letkol Adi Wirawan.

Para penerima telah dilihat langsung usahanya, oleh para Babinsa yang langsung terjun ke lapangan melihat kondisi para PKL maupun pemilik warung kecil.

Pencairan pertama bantuan ini sebanyak 700 orang, dilakukan di Makodim Ngawi, Jl. J.A Suprapto. Selanjutnya akan didistribusi ke Koramil dengan target tuntas paling lambat pada akhir April 2022.

Program bantuan tunai untuk PKL dan warung ini juga merupakan perhatian pemerintah dalam membantu pelaku usaha mikro di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum usai hingga sekarang.

Para pedagang kecil sendiri mengaku senang mendapatkan bantuan tunai itu. Meskipun jumlahnya tak banyak namun cukup menolong kesulitan modal mereka.

“Saya menjual makanan, saat ini minyak goreng naik, bahan-bahan juga naik harganya, jadi ketika ada bantuan ini tentu senang sekali,” jelas Erna, seorang pedagang makanan di Ngawi. (ard)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini