Now playing

Rate this item
(0 votes)
Kunjungan Bupati Ngawi semangati petani untuk terus produksi Kunjungan Bupati Ngawi semangati petani untuk terus produksi

Bupati Ngawi Tegas Menolak Impor Beras

By Published April 12, 2021

BAHANAFM, NGAWI - Penolakan terhadap rencana pemerintah pusat yang akan melakukan impor 1 juta ton beras dari Thailand terus meluas. Hal ini juga dilakukan oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono ikut memberikan dukungan atas penolakan rencana impor tersebut. Pihaknya menilai Kabupaten Ngawi masih mampu dalam pengadaan pangan di Jawa Timur, terlebih lagi Kabupaten Ngawi masih tercatat 10 besar sebagai lumbung padi atau prokuksifitas padi di tingkat nasional. Pihaknya berharap pemerintah pusat dapat melakukan evaluasi dan pendataan kembali kebutuhan pangan di Indonesia.
" Kabupaten dengan luasan 40 ribu hektar, berhasil pertahun bisa memproduksi 780 ribu dari sector pertanian. Dari angka ini memposisikan Kabupaten Ngawi dari urutan 4 menjadi urutan kedua se Jawa Timur," Jelas Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat ditemui usai launching hasil karya karang taruna di Desa Gemarang Kedunggalar Ngawi, Selasa (23/03/2021).
Ditambahkan oleh Bupati Ngawi, hampir 70 persen masyarakat Ngawi bermata pencahrian sebagai petani, tidak hanya itu saja semua stakeholder ikut andil intens dalam pembinaan kepada kelompok tani.
“ Dengan mewujudkan sebagai lumbung padi dan ketahangan pangan, menjadi komitmen bersama stakeholder Ngawi dari TNI-Polri OPD dan pelaku pertanian,” Tambah Bupati Ngawi.
Dengan ketersediaan kebutuhan pangan di Ngawi tersebut, diharapkan menjadi penyemangat tersendiri kepada petani untuk semakin menambah jumlah produksi pangan agar kiranya pemerintah pusat tidak terburu-buru melakukan impor beras.
“ Ini menjadi cambuk semangat bagi petani Ngawi, untuk semakin maju dan meningkatkan produksi agar pemerintah tidak buru-buru melakukan impor beras,” Tegasnya. (*)

Read 172 times