Now playing

Berita Jatim

Berita Jatim (26)

BAHANAFM,NGAWI - Dosis penguat (booster) dari vaksin AstraZeneca-Oxford, Pfizer-BioNTech atau Johnson & Johnson yang diberikan setelah dua dosis vaksin buatan Sinovac secara signifikan memicu antibodi yang lebih tinggi pada penerimanya. Mereka menambahkan, respons antibodi terhadap varian Delta dan Omicron juga terlihat. Menurut Covid-19 Vaccine Tracker, vaksin CoronaVac telah digunakan di 52 negara, termasuk Indonesia. Berdasarkan informasi dari pembuatnya, CoronaVac, 51 persen efektif mencegah infeksi bergejala dan 100 persen efektif mencegah terjadinya kasus rawat inap dan penyakit parah.

RASI FM, MAGETAN – Badan Penaggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Magetan menyiapkan 13 kampung tangguh untuk mengantisipasi bencana tanah longsor, banjir dan bencana non alam menghadapi musim hujan yang datang. Kepala BPBD Kabupaten Magetan Ari Budi Santosa mengatakan, menjelang musim hujan datang pihaknya mengantisipasi terhadap bencana tanah longsor. Kawasan yang diantisipasi untuk tanah longsor adalah sejumlah wilayah yang berada di kaki GUnung Lawu seperti Kecamatan Poncol, Kecamatan Plaosan, Kecamatan Sidorejo dan Kecamatan Panekan.
“ Kalau yang longsor itu takutnya ada yang rusak bangunan atau kebun atau sawah. Itu yang jadi perhatian . Kalau yang longsor itu wilayah bagian Barat kalau banjir daerah timur, semua menjadi perhatian kita,” ujarnya.
Ari Budi Santosa menambahkan, ke 13 kampung tangguh saat ini dipastikan telah siap untuk mengantisipasi bencana alam yang terjadi baik banjir,tanah logsor, putting beliung dan bencana non alam lainnya. Dua dari 13 kampung tangguh di Kabupaten Magetan juga telah berprestasi di tingkat provinsi yaitu kampong tangguh Kedung panji mendapat penghaargaan pratama sementara penghargaan utama dari Gubernur Khofifah Indar Pawaransa di teima oleh kampong tangguh di Poncol.
“ kampung tanggung itu ada 13 dan itu betul betul tangguh. Kemarin dari penilaian kita pratama Kedung panji dapat penilaian bagus dapat apresiasi dari Gubernur, terus yang utama itu poncol. 2 tahun berturut-turut dapat penghargaan,” imbuhnya.
Untuk melakukan konsolidasi sejumlah relawan dan kampong tangguh Senin pagi pemerintah daerah melakukan upacara konsolidasi sehingga setiap personil sudah siap menghadapi sejumlah bencana yang terjadi di musim penghujan. (DmS)

 

NGAWI, - Belum lama ini warga desa Wonorejo, Kedunggalar Ngawi di kejutkan dengan penemuan salah satu warganya di pematang sawah. Setelah menghilang lebih dari 24 jam, Syahroni 72 th di temukan meninggal di sawah miliknya dalam keadaan sujud. Minggu (8/9/2019)

Dari pengakuan keluarga korban Supriyanto kepada petugas menjelaskan korban keluar rumah pada hari sabtu (08/09/2019), berpamitan untuk mengecek air sawah. Namun hingga malam korban tidak pulang, hingga bersama warga keluarga berinisiatif untuk mencari keberadaan korban. Namun hingga larut malam, korban tidak juga di temukan baik di sawah dan tempat sanak sadaranya.

Supriyanto akhirnya mencari di sawah yang di awali menemukan sepeda pancal korban, setelah di telusuri jasad korban berada di sawah miliknya sekitar pukul 14.00 WIB.

“ Korban di temukan sudah meninggal di sawahnya dengan posisi sujud “ Ungkap Kapolsek Kedunggalar Ngawi AKP Sukisaman

Usai mendapat laporan dari pihak keluarga petugas dan tenaga medis langsung melakukan pemeriksaan pada tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan petugas medis Kedunggalar Ngawi, pada tubuh korban tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Kuat dugaan kematian korban di karenakan penyakit yang diderita korban kambuh dan tidak ada yang menolong.


“ Korban meninggal aibat serangan penyakit jantung yang di derita korban,dikuatkan dari keterangan pihak kelurga “ Tambah Kapolsek Kedunggalar.


Pihak keluarga menerima keadaan korban sebagai musibah, korban kemudian diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan.(Ard)

SURABAYA -- Ketua Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Erick Thohir mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan terobosan-terobosan untuk menjaga eksistensi radio swasta di Indonesia. Salah satunya dengan membuat tim yang akan menggalakan lomba cipta lagu.

Lagu-lagu yang diciptakan, nantinya dikolaborasikan dengan industri musik. "Kita sedang membuat tim, akan menggalakkan lagi lomba cipta lagu radio yang dulu terpusat, sekarang per radio. Jadi masing-masing radio akan mengumpulkan pencipta lagu yang nanti, bisa kita sinergikan dengan industri musik," ujar Erick, saat menghadiri Musyawarah Daerah ke-18 PRSSNI Jatim di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (7/8).

Ia berpendapat, salah satu kekuatan radio swasta itu berada di industri musik. Maka dari itu, industri radio swasta harus terus bisa melahirkan entrepreneur, dalam hal ini pemusik. Dengan adanya pemusik baru, Erick juga berharap, lagu Indonesia tetap menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

"Kita jangan terlalu kebarat-baratan terus. Industri film mulai meningkat, industri lagu Indonesia juga harus kita jaga," ujar Erick.

 Saat ini, kata dia, radio swasta yang tergabung di PRSSNI mulai menyesuaikan dengan perkembangan dunia digital. Di mana, radio-radio swasta mulau melakukan siaran secara digital, dan tidak hanya analog. Terobosan seperti ini, kata Erick Thohir, juga akan terus didorong.

Erick juga tidak setuju jika industri radio disebut mulai ditinggalkan pendengar di era digital ini. Menurutnya, industri radio masih tetap diminati masyarakat. Dimana berdasarkan penelitian, meskipun posisinya berada di bawah televisi, tetapi masih tetap mendapatkan tempat di masyarakat.

"Saya rasa tidak (radio ditinggalkan). Dari hasil riset, nomor satu itu televisi dengan rata-rata ditonton empat jam per hari. Radio itu masih 2 jam 16 menit per hari. Kalau bilang kalah, enggak juga. Justru kita harus bersama-sama berinovasi," kata Erick. (sumber: https://nasional.republika.co.id/berita/pvvgbb399/prssni-siapkan-terobosan-jaga-eksistensi-radio-swasta)

Page 1 of 7