Now playing

Rate this item
(0 votes)
Press Release ungkap kasus narkoba dan pencurian sarang burung walet di Mapolres Ngawi Press Release ungkap kasus narkoba dan pencurian sarang burung walet di Mapolres Ngawi

Kapolres Ngawi Gelar Pers Release Kasus Narkoba Dan Pencurian Sarang Walet

By Published October 19, 2021

BAHANA FM, Ngawi-Kapolres Ngawi, AKBP I Wayan Winaya memimpin kegiatan pers release ungkap kasus tindak pidana narkoba dan pencurian sarang burung walet yang dilaksanakan di halaman kantor Mapolres Kabupaten Ngawi, Rabu (13/10/2021).

Satreskrim Polres Ngawi mengamankan 2 orang tersangka pencurian sarang burung walet berinisial SLH (48) dan DJS (60), dengan barang bukti setengah kilogram sarang burung walet.

“Dengan cara memanjat dan memasuki lubang angin daripada sarang burung wallet tersebut,”kata Kapolres Ngawi, AKBP I Wayan Winaya.

Saat ditemui dalam acara Pers Release tersebut, para pelaku mengaku sudah melakukan tindakan pencurian di tiga lokasi yang berbeda, yaitu di jalan PB Sudirman sebanyak 2 kali, di jalan Trunojoyo sebanyak dua kali, dan di dekat RSUD Soeroto Ngawi sebanyak dua kali.

Atas aksi kejahatan yang mereka lakukan, para pelaku tersebut terancam hukuman tujuh tahun penjara,  karena melanggar Pasal 363 Ayat (1) Ke 4e dan 5e KUHP.

Bersamaan dengan kasus pencurian sarang burung walet, Satreskrim Polres Ngawi juga mengungkap kasus narkotika dengan dua tersangka yang berinisial EK (25) seorang ibu rumah tangga dan FS (20) seorang mahasiswa.

“Untuk narkotikanya adalah jenis sabu-sabu sejumlah 0,41 gram, kemudian obat kerasnya 1033 butir. Ini memiliki dan menguasai sabu-sabu, serta memperjualbelikan obat-obat terlarang,”imbuh Kapolres Ngawi.

Kapolres Ngawi menambahakan, kedua tersangka tersebut mendapatkan narkotika dan obat terlarang dari hasil membeli, yang kemudian diedarkan kembali.

Hingga saat ini pihak Kepolisian Ngawi masih terus melakukan penyidikan dan pengembangan, apakah terdapat pihak lain yang turut terlibat dalam kasus narkoba ini.

Akibat barang haram yang mereka miliki, kedua tersangka tersebut akan dijerat dengan Pasal 196 Jo Pasal 98 Ayat (2) dan Ayat (3) atau Pasal 197 Jo Pasal 106 Ayat (1) UU RI No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan pidana paling lama 15 tahun penjara dan Pasal-Pasal 112 (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan pidana paling lama 12 tahun penjara. (Mmd)

Read 62 times