Bahanafmngawi.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ngawi mengakibatkan sebuah jembatan dan badan jalan sepanjang 20 meter dengan lebar enam meter ambrol diterjang banjir bandang. Peristiwa ini membuat akses vital warga terputus total dan tak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kejadian tersebut berada di Dusun Kluweng, Desa Jeblogan, Kecamatan Paron, jalur alternatif penghubung Paron–Kedunggalar yang selama ini menjadi andalan mobilitas masyarakat. Kerusakan parah pada konstruksi jembatan menyebabkan ratusan warga terpaksa memutar sejauh kurang lebih dua kilometer untuk keluar masuk desa.
Akibatnya, aktivitas warga terganggu, terutama pelajar dan pekerja yang setiap hari melintasi jalur itu. Distribusi bahan kebutuhan pokok pun ikut tersendat.
Midun, salah satu warga setempat, menuturkan jembatan ambrol pada Sabtu petang saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
“Air sungai meluap sangat deras, tiba-tiba jalan dan jembatan amblas. Sekarang tidak bisa dilewati sama sekali,” ujarnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Ngawi segera turun tangan melakukan perbaikan, mengingat jalur tersebut sangat vital, terlebih menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran ketika mobilitas masyarakat meningkat signifikan.(Ehr)






