Bahanafmngawi.com – Suasana sore di Kabupaten Ngawi mendadak gempar setelah warga menemukan sesosok jenazah perempuan mengambang di aliran Bengawan Solo. Penemuan itu segera dilaporkan ke aparat kepolisian, yang langsung bergerak bersama tim SAR dan relawan untuk melakukan evakuasi di lokasi.
Dengan menggunakan dua perahu karet, petugas menyisir titik penemuan dan mengangkat jenazah secara perlahan karena derasnya arus sungai. Proses tersebut berlangsung hati-hati guna menghindari risiko tambahan di tengah kondisi air yang cukup kuat. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke daratan untuk pemeriksaan awal.
Kapolsek Ngawi Kota, AKP Jais Bintoro, menyampaikan bahwa korban ditemukan tanpa identitas.
“Perkiraan usia korban antara 50 hingga 60 tahun. Dari kondisi yang ada, diduga jasad sudah berada di sungai selama dua sampai tiga hari,” terangnya.
Saat ini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian korban. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat.
Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi guna menjalani proses autopsi. Aparat memastikan penyelidikan terus dilakukan hingga seluruh fakta terkait peristiwa ini terungkap.(Ehr)






