Bahanafmngawi.com – Sebanyak 446 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik serta balik Lebaran di Kabupaten Ngawi. Kesiapan itu ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di halaman Rumah Kepatihan Ngawi, sebagai tanda dimulainya pengamanan pada 13 hingga 26 Maret 2026.
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, menyampaikan ratusan personel dari unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah akan disiagakan di sejumlah titik strategis. Mulai dari jalur rawan kecelakaan dan kemacetan, lokasi wisata, objek vital, hingga pusat perbelanjaan, terminal, dan stasiun.
“Apel ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel sebelum mereka diterjunkan langsung ke lapangan dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama.
Dalam operasi tersebut, aparat juga menyiapkan enam pos pengamanan. Dua pos pelayanan berada di Rest Area Tol Ngawi–Solo, sementara empat pos lainnya ditempatkan di pusat keramaian dan jalur nasional. Pos pengamanan yang sebelumnya berada di wilayah Mantingan kini dipindahkan ke kawasan Monumen Suryo untuk mengantisipasi potensi kemacetan di jalur tersebut.
Kapolres juga mengingatkan para pemudik yang melintas di jalur tol agar memanfaatkan rest area maupun pos pelayanan untuk beristirahat. “Kami mengimbau para pemudik agar tidak memaksakan diri saat lelah. Silakan manfaatkan rest area atau pos pelayanan untuk beristirahat, karena kelelahan menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan di jalan,” tegasnya.
Dengan kesiapan personel dan fasilitas pengamanan tersebut, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Ngawi dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.(Ehr)






