Bahanafmngawi.com – Duka menyelimuti warga Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Seorang petani bernama Slamet Riadi (52) ditemukan meninggal dunia di area persawahan miliknya pada Minggu. Korban diduga tersengat aliran listrik yang digunakan sebagai jebakan tikus untuk melindungi tanaman padi dari serangan hama.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak memeriksa kondisi tanaman padi di sekitar lokasi. Mengetahui adanya korban tergeletak di pematang sawah, warga segera mematikan aliran listrik dan melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa sebelum diteruskan ke Polsek Paron.

Kepala Desa Semen, Suyanto, mengatakan saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan tangan masih memegang kawat yang terhubung dengan rangkaian jebakan tikus beraliran listrik.

“Korban ditemukan tergeletak di pematang sawah dengan tangan memegang kawat. Diduga korban tersengat aliran listrik saat melakukan pengecekan jebakan tikus di sawahnya,” ujar Suyanto. (21/06/2026)

Tim Inafis Polres Ngawi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal terhadap jasad korban. Berdasarkan dugaan sementara, korban terpeleset ketika hendak memeriksa rangkaian kawat jebakan tikus sehingga tubuhnya bersentuhan dengan aliran listrik.

Usai pemeriksaan di lokasi, jasad korban dibawa ke rumah duka untuk menjalani visum oleh tim medis. Sementara itu, polisi juga mengamankan sejumlah komponen jebakan tikus sebagai barang bukti guna mendukung proses penyelidikan.Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi para petani agar lebih berhati-hati dalam penggunaan jebakan tikus beraliran listrik karena berisiko membahayakan keselamatan jiwa.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini