Bahanafmngawi.com – (KDKMP) di Kabupaten Ngawi terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga pertengahan tahun 2026, sebanyak 12 koperasi telah mulai menjalankan aktivitas usahanya, sementara pembangunan gedung di sebagian besar wilayah juga hampir rampung.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Ngawi, Sumarsono, mengatakan bahwa dari total titik yang direncanakan, sebanyak 122 gedung KDKMP telah selesai dibangun dan 91 lainnya masih dalam tahap pengerjaan. Namun, masih terdapat empat wilayah yang belum memulai pembangunan gedung koperasi.

“Sebagian besar pembangunan sudah berjalan sesuai rencana. Saat ini tinggal empat lokasi yang masih menunggu penyelesaian proses perizinan dan penentuan lahan,” ujar Sumarsono.(25/06/2026)

Empat wilayah tersebut meliputi Kelurahan Pelem, Kelurahan Ketanggi, Desa Gunungsari, dan Desa Pandean. Untuk dua kelurahan, pembangunan masih menunggu persetujuan pemerintah daerah, sedangkan di Desa Gunungsari dan Pandean proses pembangunan menanti izin pemanfaatan lahan milik Perhutani.

Di sisi lain, belasan KDKMP yang telah beroperasi mulai memberikan layanan kepada masyarakat. Menurut Sumarsono, kecepatan operasional koperasi sangat dipengaruhi oleh kesiapan pengurus dalam mengelola kelembagaan dan usaha koperasi.

Untuk mendukung hal tersebut, Dinkop UKM Ngawi secara rutin menggelar berbagai pelatihan dan bimbingan teknis bagi pengurus koperasi dengan dukungan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta Kementerian Koperasi.

Sementara terkait peluncuran lanjutan KDKMP di tingkat daerah, Pemkab Ngawi masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat sebagai tindak lanjut peluncuran nasional yang sebelumnya digelar di Kabupaten Nganjuk.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini