Bahanafmngaawi.com – Kesiapan menghadapi bencana di Kabupaten Ngawi masih dihadapkan pada keterbatasan sarana dan prasarana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi mengajukan usulan peremajaan armada operasional sekaligus pembangunan gudang permanen guna menunjang pelayanan saat kondisi darurat.

Sejumlah kendaraan yang digunakan untuk penanganan bencana, mulai dari truk tangki, kendaraan dapur umum, hingga sepeda motor operasional, telah berusia cukup tua. Agar tetap dapat difungsikan, BPBD selama ini mengandalkan perawatan rutin di tengah keterbatasan anggaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ngawi, Prila Yuda Putra, mengatakan pembaruan armada menjadi kebutuhan penting agar mobilitas petugas di lapangan tetap berjalan maksimal ketika terjadi bencana.

“Armada yang kami gunakan masih layak beroperasi, tetapi sebagian besar sudah berumur. Harapan kami, ke depan ada dukungan untuk pengadaan kendaraan baru sehingga respons penanganan bencana bisa lebih cepat dan lebih maksimal,” ujar Prila.(11/7/2026)

Tak hanya armada, BPBD Ngawi juga masih belum memiliki gudang permanen untuk menyimpan logistik serta peralatan kebencanaan. Selama ini, penyimpanan dilakukan di bangunan sewa sehingga kapasitas dan keamanannya belum sepenuhnya memadai.

Keterbatasan ruang penyimpanan membuat sejumlah perlengkapan harus ditempatkan di lokasi sementara. Bahkan, beberapa tandon air diletakkan di area terbuka dan hanya dilindungi dengan terpal karena belum tersedia fasilitas penyimpanan yang representatif.

BPBD berharap usulan pembangunan gudang logistik beserta peremajaan kendaraan operasional dapat segera direalisasikan. Dengan dukungan fasilitas yang lebih memadai, proses penanganan bencana di Kabupaten Ngawi diharapkan semakin cepat, efektif, dan mampu memberikan perlindungan yang lebih optimal kepada masyarakat saat terjadi kondisi darurat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini