Bahanafmngawi.com – Warga Desa Waruk Tengah, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, digegerkan aksi seorang pria bernama Slamet (35) yang mendadak mengamuk pada Senin sore (13/10/2025). Dalam kondisi emosi, Slamet menyerang sejumlah warga bahkan memukul Kepala Desa Waruk Tengah, Supono, yang berusaha menenangkannya.
Kapolsek Pangkur AKP Nur Hidayat membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.45 WIB dan menyebabkan tiga warga serta kepala desa mengalami luka akibat penganiayaan.
“ Benar, pelaku mendadak mengamuk dan memukul beberapa warga, termasuk kepala desa yang mencoba melerai,” ujarnya.
Menurut keterangan warga, pelaku yang dikenal bertemperamen tinggi juga merobohkan sepeda motor milik tetangganya. Setelah sempat pura-pura pingsan saat diamankan, Slamet akhirnya dibawa ke Puskesmas Pangkur untuk pemeriksaan, lalu diserahkan ke Polres Ngawi guna proses hukum lebih lanjut.
Kepala Desa Supono turut menjadi korban dalam peristiwa itu. Ia menuturkan, dirinya datang ke lokasi setelah menerima laporan warga tentang keributan.
“ Saat saya datang, pelaku sudah di rumahnya. Begitu saya suruh masuk untuk menenangkan, malah saya yang dipukul dan dicakar hingga luka di bawah mata,” ungkap Supono.
Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku tidak membawa senjata tajam dan tidak memiliki riwayat gangguan jiwa. Polisi menduga, amukan Slamet dipicu masalah internal keluarga dan hubungan dengan saudara.
Kini, Slamet telah diamankan di Polres Ngawi, sementara para korban telah menjalani visum di Puskesmas Pangkur. Polisi masih menyelidiki secara mendalam motif di balik aksi nekat tersebut.(Ehr)






