Bahanafmngawi.com – Untuk mencegah gesekan antarkelompok pesilat, Polres Ngawi menggelar operasi penyekatan di sejumlah titik rawan. Salah satunya di simpang empat Terminal Lama, petugas menyita miras dari dua pesilat yang langsung dikenai tilang.

Operasi ini menyasar konvoi pesilat yang melintas usai pengesahan, terutama dari arah Jawa Tengah menuju Jawa Timur. Polisi tak hanya memeriksa kendaraan dan barang bawaan, tapi juga menertibkan atribut perguruan yang dianggap rawan memicu provokasi.

“ Yang kami antisipasi adalah potensi pemicu konflik, bukan kegiatan pengesahan itu sendiri,” tegas Kapolres Ngawi AKBP Charles Tampubolon, Senin (7/7/2025).

Ribuan pesilat diketahui melintas di Ngawi usai mengikuti pengesahan perguruan silat. Mereka dalam perjalanan pulang menuju sejumlah wilayah, seperti Tuban, Jawa Timur dan Grobogan, Jawa Tengah.

Operasi berlangsung dua hari dengan fokus pada razia atribut mencolok, miras, dan perilaku provokatif. Polisi mengimbau para pesilat menyimpan syal, bendera, dan lambang perguruan selama perjalanan.

“ Kami perintahkan agar semua atribut disimpan. Bila imbauan ini tidak diindahkan, akan kami tindak tegas, termasuk penilangan dan penyitaan barang bawaan,” tegas AKBP Charles.

Meski sempat ditemukan pelanggaran, situasi keseluruhan dinyatakan aman dan kondusif. Kapolres pun mengapresiasi masyarakat yang ikut menjaga ketertiban di tengah arus ribuan pesilat yang melintas.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini