Bahanafmngawi.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai melakukan pemeliharaan terhadap sejumlah ruas jalan di Kabupaten Ngawi yang kini resmi menjadi kewenangan provinsi. Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak turun langsung meninjau proses perbaikan di lapangan.

Perawatan difokuskan pada ruas-ruas yang mengalami kerusakan ringan dengan metode overlay atau pelapisan ulang aspal. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kualitas jalan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.

Emil Dardak mengatakan, perubahan status sejumlah ruas jalan merupakan bagian dari penataan kewenangan infrastruktur yang dilakukan pemerintah. Sepanjang 2025, sekitar 250 kilometer jalan di Jawa Timur beralih menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi, baik yang sebelumnya merupakan jalan nasional maupun jalan kabupaten.

“Setelah statusnya menjadi kewenangan provinsi, prioritas kami adalah memastikan kondisi jalannya tetap mantap. Karena itu dilakukan pemeliharaan lebih dulu melalui pelapisan ulang aspal agar masyarakat bisa menikmati akses jalan yang lebih aman, nyaman, dan layak,” ujar Emil.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Ngawi M. Fauzi Amir Rahman menjelaskan, di Kabupaten Ngawi terdapat lima ruas jalan yang kini beralih status dari jalan nasional menjadi jalan provinsi dengan total panjang sekitar 7,2 kilometer. Saat ini, pekerjaan pemeliharaan sedang berlangsung di ruas Jalan PB Sudirman dan dilaksanakan oleh UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Bina Marga Provinsi Jawa Timur.

“Lima ruas tersebut meliputi Jalan PB Sudirman, Basuki Rahmat, Suryo, Sukowati, dan Ahmad Yani. Tahap awal yang sedang dikerjakan adalah pemeliharaan di Jalan PB Sudirman sebagai upaya menjaga kondisi jalan tetap baik setelah pengalihan kewenangan,” terang Fauzi.

Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap penanganan tersebut mampu meningkatkan kualitas jaringan jalan di wilayah perkotaan, memperlancar arus lalu lintas, serta mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi barang sehingga mobilitas masyarakat menjadi semakin lancar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini