Bahanafmngawi.com – Upaya menyelamatkan anak kambing berakhir tragis bagi Sumarno (61), warga Desa Kedungputri, Paron, Ngawi. Ia ditemukan tewas di dasar sumur sedalam 25 meter di belakang rumahnya, setelah diduga terpeleset saat mencoba menolong hewan peliharaannya yang tercebur.
Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui oleh anaknya, Nurkhayati (41), yang curiga karena rumah gelap dan kosong saat ia datang mengantar makanan usai magrib. Ia kemudian mendengar suara kambing dari arah sumur dan melihat ke dalam dengan bantuan warga, menemukan ayahnya dalam posisi terduduk bersama kambing yang masih hidup.
“ Kesulitan karena sumur yang sempit ditambah adanya tangga-tangga besi yang menyulitkan naik dan turun, korban meninggal dunia, “ ujar Dimas anggota tim SAR
Dimas Pujianto anggota tim SAR mengaku medan sulit dalam evakuasi akibat sempitnya sumur dan keberadaan tangga besi yang menghalangi. Selain itu, gas beracun di dalam sumur sempat menghambat proses penyelamatan.
“ Kedalaman sekitar 25 meter, dan teman-teman kembali turun untuk menyelamatkan kambing yang masih hidup,” ujar Dimas
Usai korban dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, tim kembali turun untuk menyelamatkan anak kambing yang masih hidup.(Ehr)






