Bahanafmngawi.com – Infrastruktur jalan di Kabupaten Ngawi menunjukkan kemajuan yang signifikan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ngawi melaporkan bahwa proyek pembangunan ruas jalan Kendung – Kwadungan Tahap 2 berjalan lebih cepat dari jadwal.
Kepala Bidang Bina Marga PUPR Ngawi, Muhammad Fauzi Amir Rachman , menyampaikan kabar baik tersebut. Hingga minggu ke-29 (periode 22–28 September 2025), realisasi proyek fisik telah mencapai 91,02% , melampaui target rencana yang sebesar 90,48%.
“Capaian tersebut menunjukkan bahwa progres pelaksanaan pekerjaan berada sedikit di atas target rencana, menandakan pelaksanaan kegiatan berjalan lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Fauzi.
Siti Khotijah (45), seorang pedagang sayur di Desa Kendung, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Sebelumnya jalan di sini rusak parah, membuat biaya operasional kami membengkak karena kendaraan sering bermasalah. Sekarang, dengan jalan yang bagus, distribusi barang jadi jauh lebih cepat dan aman. Waktu tempuh kami berkurang hampir setengahnya,” ujarnya penuh harap.
Senada dengan Siti, Bapak Rudi Hartono (55), seorang tokoh masyarakat setempat, memberikan apresiasi terhadap perbaikan jalan diwilayahnya.
“Kami melihat sendiri para pekerja bekerja siang dan malam. Ini membuktikan komitmen Pemerintah Kabupaten Ngawi. Jalan yang mulus ini tidak hanya memudahkan kami bepergian, tetapi juga pasti akan mendorong investasi kecil dan pertumbuhan ekonomi lokal,” tegasnya.
Dengan progres yang sangat memuaskan ini, Dinas PUPR Ngawi berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan ketat hingga tahap akhir pekerjaan. Fauzi Amir Rachman menegaskan, penyelesaian proyek ini akan segera meningkatkan konektivitas dan kualitas pelayanan infrastruktur jalan secara keseluruhan. Jalan Kendung-Kwadungan diharapkan menjadi urat nadi baru yang efektif dalam mendukung mobilitas warga serta percepatan pertumbuhan ekonomi wilayah di Kabupaten Ngawi. Proyek ini dijadwalkan selesai sepenuhnya pada kuartal akhir tahun ini, menjanjikan perubahan signifikan dalam pola transportasi masyarakat setempat.(Ehr)






