Bahanafmngawi.com – Suasana Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi mendadak gempar setelah seorang kakek ditemukan berada di dasar sumur sedalam lima meter di tengah area persawahan. Peristiwa yang sempat membuat warga cemas itu berakhir mengejutkan, lantaran korban berhasil dievakuasi dalam kondisi masih bernyawa meski sempat dilaporkan hilang sejak malam hari.

Korban diketahui bernama Harjo Suwito (65), warga Desa Kedungputri, Kecamatan Paron. Sejak Kamis malam, Harjo tak kunjung pulang ke rumah, memicu kepanikan keluarga dan warga sekitar.

Upaya pencarian terus dilakukan hingga akhirnya pada Jumat siang warga menemukan pakaian milik korban tergeletak di area persawahan Desa Tepas. Temuan tersebut membuat warga semakin curiga. Benar saja, tak jauh dari lokasi pakaian ditemukan, Harjo ternyata berada di dalam sumur dengan kedalaman sekitar lima meter.

Proses penyelamatan berlangsung menegangkan. Petugas gabungan dari kepolisian, tim SAR, dan pemadam kebakaran harus bergantian turun ke dalam sumur untuk menjangkau tubuh korban. Banyak warga yang menyaksikan evakuasi sempat menutup mata, khawatir korban sudah tak bernyawa.

Kepala Desa Kedungputri, Tri Wahyudiono, mengaku sempat pesimis dengan kondisi korban.

“Kami semua sudah pasrah. Tapi saat diangkat dan korban masih bernafas, warga langsung bersyukur,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Geneng AKP Haris Sunarto menjelaskan korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan.

“Korban mengalami lebam di beberapa bagian tubuh dan kelelahan. Dugaan sementara, korban terjatuh ke sumur dalam kondisi linglung,” katanya.

Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat, khususnya di wilayah pertanian, agar lebih memperhatikan keselamatan lingkungan. Sumur terbuka yang tak diberi penanda dinilai sangat berbahaya dan dapat mengancam nyawa siapa pun.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini