Bahanafmngawi.com – Upaya membangkitkan kembali aktivitas perdagangan di Pasar Gentong, Kecamatan Paron, terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Ngawi. Namun keterbatasan anggaran daerah membuat rencana rehabilitasi pasar yang terbakar pada 2024 itu belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Sebagai solusi, Pemkab Ngawi kini mengajukan bantuan keuangan (BK) kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna mendukung pembangunan kembali pasar yang menjadi salah satu pusat ekonomi masyarakat tersebut.

Kepala Bidang Pasar DPPTK Ngawi, Yunika Nur, menjelaskan bahwa kemampuan keuangan daerah saat ini belum memungkinkan untuk menanggung seluruh kebutuhan pembangunan Pasar Gentong.

“Karena keterbatasan anggaran daerah, tahun ini kami mengusulkan pembangunan kembali Pasar Gentong melalui bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ujar Yunika.(04/06/2026)

Berdasarkan hasil Detail Engineering Design (DED), kebutuhan dana untuk pembangunan pasar diperkirakan mencapai sekitar Rp8 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk membangun fasilitas perdagangan yang lebih representatif bagi para pedagang yang terdampak kebakaran.

Rencana pembangunan mencakup penyediaan tempat usaha bagi 161 pedagang, yang terdiri dari 28 kios, 91 los, dan 42 dasaran, dengan luas bangunan mencapai sekitar 4.780 meter persegi. Yunika menambahkan, apabila usulan bantuan keuangan tersebut mendapat persetujuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, proses pembangunan diperkirakan baru bisa dilaksanakan pada tahun 2027.

Pemkab Ngawi berharap dukungan pendanaan dari pemerintah provinsi dapat mempercepat pemulihan Pasar Gentong sehingga para pedagang kembali memiliki tempat usaha yang layak dan roda perekonomian masyarakat Paron dapat bergerak normal seperti sebelum kebakaran terjadi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini