Bahanafmngawi.com – Rencana penataan ulang Pasar Beran di Kabupaten Ngawi akhirnya menemukan titik terang. Setelah sebelumnya urung mendapat dukungan dari pemerintah pusat, proyek revitalisasi pasar rakyat tersebut kini dipastikan akan dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan nilai anggaran mencapai Rp10 miliar.

Kepastian ini menjadi angin segar bagi Pemerintah Kabupaten Ngawi yang sejak awal terus berupaya mencari sumber pendanaan alternatif. Dukungan dari Pemprov Jatim diharapkan mampu menghadirkan wajah baru Pasar Beran sebagai pusat aktivitas ekonomi yang lebih layak dan modern.

Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi, Yunika Nur, mengungkapkan bahwa proses pengajuan telah melalui tahapan penting.

“Pada akhir Januari lalu kami sudah melakukan desk dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pemprov Jatim. Dari hasil pembahasan tersebut, Pasar Beran dipastikan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp10 miliar,” jelasnya.

Dalam rencana tersebut, pembangunan tidak akan mengubah bangunan utama pasar yang sudah ada. Revitalisasi difokuskan pada pembangunan kios baru di sisi utara, tepatnya di area bekas rumah dinas wakil bupati. Skema ini dipilih agar aktivitas perdagangan tetap berjalan normal tanpa harus merelokasi pedagang selama proses pembangunan.

Lebih lanjut, kios lama nantinya akan dimanfaatkan sebagai ruang bagi pedagang di area los belakang untuk naik ke bagian depan. Penataan ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, memperbaiki tata letak pasar, serta mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi di dalamnya.

Pemerintah Kabupaten Ngawi menargetkan proyek revitalisasi dapat segera direalisasikan setelah seluruh proses administrasi dan teknis rampung, sehingga Pasar Beran bisa berkembang menjadi pusat perdagangan yang lebih tertata, representatif, dan berdaya saing.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini