Bahanafmngawi.com – Pemerintah Kabupaten Ngawi terus mendorong upaya pelestarian lingkungan dengan memperkuat tradisi lokal yang sarat makna kebersamaan. Salah satunya melalui kegiatan Bersih Desa yang digelar di Dusun Pancuran, Desa Pacing, dengan fokus utama menjaga keberlanjutan sumber air Sumber Yuyu Rumpung.

Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat setempat yang secara gotong royong membersihkan area sekitar sumber air sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Tradisi ini tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga sumber daya alam.

Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, menegaskan bahwa tradisi bersih desa memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kegiatan seremonial.

“Tradisi bersih desa ini bukan hanya bagian dari warisan budaya, tetapi juga bentuk kepedulian bersama untuk menjaga lingkungan, terutama sumber air yang menjadi kebutuhan utama masyarakat,” ujar Dwi Rianto Jatmiko (15/04/2026)

Menurutnya, keberadaan sumber air seperti Sumber Yuyu Rumpung harus terus dijaga kelestariannya karena memiliki peran penting bagi kehidupan warga sekitar, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga pertanian.

Dengan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat, kegiatan Bersih Desa diharapkan dapat terus memperkuat nilai gotong royong sekaligus menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam demi keberlangsungan generasi mendatang.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini