Bahanafmngawi.com – Semangat kebersamaan warga Desa Kerek, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, terlihat dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berdiri di tepi aliran anak Sungai Bengawan Solo. Di tengah keterbatasan lahan tanah kas desa, masyarakat memilih bergotong royong demi mewujudkan fasilitas ekonomi untuk kebutuhan bersama.

Bangunan koperasi tersebut dibangun di lahan yang sebelumnya tidak produktif. Kondisi geografis Desa Kerek yang berada di kawasan perbukitan membuat ketersediaan lahan desa yang layak untuk pembangunan menjadi sangat terbatas.

Kepala Desa Kerek, Bayu Onggo Baskoro, mengatakan keterbatasan lahan menjadi alasan utama pembangunan KDMP dilakukan di lokasi tersebut.

“Lahan yang tersedia memang berada di tepi aliran sungai, namun sebelumnya bukan tanah produktif sehingga masih memungkinkan dimanfaatkan untuk pembangunan KDMP,” ujarnya (13/05/2026)

.

Karena berada di area tepi sungai, warga secara swadaya turut membangun tembok penahan tanah (TPT) untuk mengantisipasi potensi longsor sekaligus menjaga keamanan bangunan.

“Warga secara swadaya ikut membangun TPT demi menjaga bangunan ini agar lebih aman, terutama saat musim hujan,” tambahnya.

Selain faktor keamanan, lokasi KDMP juga dinilai cukup strategis karena berada dekat jalan desa dan tidak jauh dari kantor desa sehingga memudahkan akses masyarakat. Melalui pembangunan KDMP tersebut, warga berharap koperasi desa dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi baru sekaligus mempermudah masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan di lingkungan setempat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini