Bahanafmngawi.com – Dua dugaan kasus korupsi kini tengah dibidik Kejaksaan Negeri Ngawi. Meski belum dibuka ke publik, proses hukum dipastikan terus bergulir di tahap awal penyelidikan.
Kepala Kejari Ngawi, Beny Hermanto, menyampaikan bahwa saat ini timnya masih fokus mengumpulkan bahan keterangan dan memperkuat data awal. Sejumlah saksi pun telah dipanggil untuk dimintai keterangan guna menelusuri ada tidaknya unsur tindak pidana dalam perkara tersebut.
“Dua perkara ini masih dalam tahap penyelidikan, sehingga belum bisa kami sampaikan secara terbuka. Tim masih bekerja mendalami alat bukti dan keterangan saksi-saksi,” ujarnya.(29/04/2026)
Ia menegaskan, belum dibukanya detail kasus bukan tanpa alasan. Kerahasiaan ini diperlukan agar proses penyelidikan berjalan efektif dan tidak mengganggu upaya pengumpulan bukti.
“Prinsipnya, setiap laporan atau temuan yang masuk kami tindak lanjuti secara profesional. Saat ini tim masih melakukan pendalaman,” imbuh Beny.
Meski belum mengungkap sektor atau pihak yang terlibat, Kejari memastikan perkembangan penanganan perkara akan disampaikan ke publik setelah memasuki tahap berikutnya.
Langkah ini pun menjadi sorotan, seiring meningkatnya harapan masyarakat terhadap penegakan hukum yang tegas dan transparan, khususnya dalam mengawal penggunaan anggaran di daerah.(Ehr)






