Harapan sejumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci tahun ini harus tertunda. Puluhan dari mereka gagal diberangkatkan karena belum melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2025.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Ngawi, Masun Azali Amrullah, menjelaskan bahwa tahun ini Kabupaten Ngawi mendapat kuota sebanyak 553 jemaah. Namun hingga batas waktu pelunasan berakhir, hanya 495 orang yang menyelesaikan pembayaran.
” Dari total 553 kuota, yang melunasi baru 495 orang. Itu termasuk jemaah reguler tahap pertama sebanyak 330 orang, pendamping lansia 25 orang, dan 142 jemaah cadangan,” jelas Masun (28/04/2025)
Menariknya, dari 142 jemaah cadangan, sebanyak 109 orang kini mendapat kesempatan naik status menjadi jemaah tetap, menggantikan mereka yang belum melunasi biaya.
“ Nah cadangan yang 142 ini yang posisinya naik, dari cadangan sekarang menjadi jamaah berangkat yakni 109,” ujar Masun
Dengan komposisi tersebut, total jemaah haji asal Ngawi yang dipastikan berangkat hingga saat ini berjumlah 463 orang. Mereka akan terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 54 dan 55.
“ Kemungkinan nanti jamaah Ngawi terbagi menjadi dua kloter yaitu kloter 54 dan kloter 55. Jadi jamaah sementara yang berangkat sampai hari ini adalah 463 jamaah,” pungkasnya
Masun menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap para jemaah yang akan berangkat agar ibadah haji berjalan lancar.(Ehr)






