Bahanafmngawi.com – Momen hajatan yang seharusnya menjadi ajang kebersamaan warga justru dimanfaatkan pelaku pencurian untuk menyatroni rumah kosong. Sebanyak enam rumah di Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, dilaporkan menjadi sasaran pembobolan saat ditinggal pemiliknya menghadiri hajatan.Salah satu korban, Sri Murtini, mendapati rumahnya dalam kondisi berantakan saat kembali. Sejumlah uang yang disimpan di beberapa tas raib digondol pelaku. Akibat kejadian tersebut, ia diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp15 juta.
Pencurian diduga berlangsung ketika para pemilik rumah pergi membantu pelaksanaan hajatan di rumah warga. Saat pulang, mereka mendapati pintu dan jendela rumah telah rusak, diduga akibat dibobol pelaku untuk masuk ke dalam rumah.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian. Petugas yang mendatangi lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan menelusuri jejak pelaku.
“Enam rumah dilaporkan menjadi sasaran pencurian. Kami masih mendalami kejadian ini dengan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelakunya,” demikian keterangan terkait penanganan kasus tersebut.
Hingga kini, kasus pencurian tersebut masih ditangani Polsek Geneng. Polisi terus mengumpulkan keterangan saksi guna mengungkap pelaku dan memastikan rangkaian kejadian pembobolan rumah tersebut.






