Bahanafmngawi.com – Sebanyak delapan Penanaman Modal Asing (PMA) resmi menanamkan investasinya di Kabupaten Ngawi. Kehadiran industri-industri baru ini diharapkan mampu menyerap banyak tenaga kerja lokal, memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Kepala DPPTK Ngawi, Kusumawati Nilam Sulandriani, mengungkapkan bahwa dari kedelapan PMA tersebut tercatat ada 17 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang dipekerjakan.
“ Tahun kemarin sudah ada 8 PMA. Dan itu tentu kebutuhan tenaga kerja luar biasa banyak, dan kami sudah komunikasi juga dengan kementerian tenaga kerja,” jelas Nilam (22/05/2025)
Pemerintah kabupaten pun akan mendapat tambahan pendapatan dari retribusi pajak TKA yang kini telah dilengkapi dengan pencantuman rekening resmi.
“ Dari 8 PMA yang masuk ada 17 tenaga asing, dan itu juga harus ada retribusinya. Mulai tahun ini kita sudah mencantumkan rekening untuk retribusi tenaga kerja asing,” ujarnya
Tak hanya itu, DPPTK Ngawi juga menyiapkan pelatihan kerja berbasis kompetensi agar warga lokal bisa bersaing dan mengisi kebutuhan tenaga industri. Diharapkan, dengan upaya ini, semakin banyak tenaga kerja lokal yang terserap dan perekonomian Ngawi semakin tumbuh.(Ehr)






