bahanafmngawi.com — Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) yang tergabung dalam program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Kelompok 48 menggelar pelatihan budidaya cacing sutra (Tubifex sp.) bagi warga Desa Jogorogo, Kabupaten Ngawi. Pelatihan ini bertujuan menyediakan alternatif pakan alami dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan benih lele yang selama ini masih bergantung dari luar daerah.
Kegiatan yang menggandeng Dinas Perikanan Kabupaten Ngawi serta pemerintah desa setempat ini berlangsung secara interaktif, meliputi praktik pembuatan pakan fermentasi, pembuatan media budidaya, hingga teknik pemberian pakan dan pemanenan.

Salah satu inovasi yang diajarkan adalah penggunaan ampas tahu yang difermentasi dengan EM4 dan molase sebagai pakan, guna meningkatkan efisiensi dan daya simpan. Media budidaya dibuat dari lumpur sawah dan kolam lele, dengan sistem air resirkulasi untuk menciptakan lingkungan optimal bagi pertumbuhan cacing.
“Ini langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pakan dari luar daerah, sekaligus membuka peluang usaha baru,” ujar Yudha Bangkit, perwakilan Dinas Perikanan Ngawi yang juga alumni UB (7/07/2025)
Sebagai tindak lanjut, warga membentuk komunitas peternak cacing sutra yang akan dibina oleh BUMDes Jogorogo dalam program ketahanan pangan desa. Selain memperkuat kemandirian lokal, program ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek ekonomi, konsumsi berkelanjutan, dan pelestarian ekosistem perairan.(Ehr)






