Bahanafmngawi.com – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar upacara Hari Pendidikan Nasional di Pendopo Wedya Graha dengan tema “Partisipasi Peserta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” pada Jumat, 2 Mei 2025.
Di tengah peringatan Hari Pendidikan Nasional, fakta bahwa masih ada siswa yang belum bisa membaca menjadi momen reflektif. Purwanto Kepala SMPN 6 dan Plt Kepala SMPN 4 Ngawi, mengajak semua pihak untuk tidak menutup mata, menekankan pentingnya menghargai perbedaan kemampuan belajar setiap anak. Ia menyatakan bahwa guru harus memuliakan siswa dalam segala kondisi dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi sesuai kebutuhan masing-masing.
“ Setiap anak lahir dengan kelebihan dan kekurangan. Tidak semuanya memiliki kemampuan belajar yang sama. Di sinilah peran guru sangat penting untuk memuliakan mereka dalam kondisi apapun, siswa adalah anak-anak kita,” ujar Purwanto
Lebih dari itu, Purwanto menekankan bahwa pendidikan tidak bisa dibebankan hanya kepada guru dan sekolah. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan memerlukan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. ini menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya sekolah tapi orangtua yang mempunyai waku cukup lama dengan anak dengan prosentasi 40 % sekolah, 60% pendidikan di keluarga
“ Support system harus diperluas. Kalau semua stakeholder berjalan di frekuensi yang sama, saya optimis bangsa ini akan jauh lebih baik,” pungkasnya.
Peringatan Hardiknas 2025 di Ngawi menjadi momen refleksi untuk memperkuat kolaborasi dan membangun sistem pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjunjung kemanusiaan dan keadilan.(Ehr)






