Bahanafmngawi.com – Ratusan kursi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi kembali bergeser. Sebanyak 318 ASN resmi mendapat amanah baru melalui mutasi, rotasi, dan promosi, mulai dari kepala sekolah, pengawas, pejabat administrator hingga pimpinan tinggi pratama.

Pengambilan sumpah dan pelantikan berlangsung di Pendopo Wedya Graha Ngawi. Penataan ini dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan organisasi sekaligus mengisi sejumlah jabatan yang kosong setelah beberapa pejabat memasuki masa purnatugas.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyampaikan, perpindahan tersebut merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur. Penempatan pejabat juga tidak dilakukan secara sembarangan karena Pemkab mulai mengandalkan sistem manajemen talenta.

“Jabatan ini bukan sekadar posisi, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan kemampuan terbaik. Karena itu, penempatannya harus melihat potensi, kinerja, dan kebutuhan organisasi,” ujar Ony.

Melalui sistem tersebut, rekam kinerja dan potensi ASN dipetakan sebagai dasar pengembangan karier. Pemkab Ngawi memastikan prosesnya dilakukan secara terukur dan akuntabel.

Ony menambahkan, pelaksanaan penataan jabatan tersebut turut menjadi perhatian Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur. Ngawi termasuk daerah yang telah menerapkan manajemen talenta dalam proses pengisian jabatan.

Meski 318 ASN telah mendapatkan penugasan baru, penataan birokrasi di Ngawi masih menyisakan beberapa pekerjaan. Sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama belum terisi secara definitif, termasuk kursi Inspektur Inspektorat Kabupaten Ngawi yang masih ditempati pejabat pelaksana tugas.

Sementara itu, pengisian jabatan Inspektur dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri. Setelah rekomendasi diterima, proses pengisian jabatan akan dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini