Bahanafmngawi.com – Persiapan operasional Sekolah Rakyat Ngawi (SRN) terus dimatangkan. Pemerintah Kabupaten Ngawi menargetkan kegiatan belajar mengajar diawali dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada pekan terakhir Juli 2026, setelah sebelumnya jadwal penerimaan siswa mengalami penyesuaian dari Kementerian Sosial RI.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngawi, Bonadi, mengatakan progres pembangunan fisik Sekolah Rakyat hingga 10 Juli 2026 telah mencapai sekitar 93 persen. Saat ini, penyelesaian difokuskan pada tahap akhir agar seluruh fasilitas siap digunakan sebelum siswa mulai masuk.

“Progres fisik bangunan sampai 10 Juli sudah sekitar 93 persen. Awalnya penerimaan siswa dijadwalkan 14 Juli, namun berdasarkan arahan Kementerian Sosial RI ada penyesuaian jadwal. Insyaallah kegiatan akan dimulai pada minggu terakhir Juli,” ujar Bonadi.

Sebelum proses pembelajaran dimulai, seluruh calon siswa akan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung sekitar 27 Juli dan mencakup peserta didik jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Selain menuntaskan sarana prasarana, pemerintah juga telah menyiapkan unsur manajemen sekolah. Bonadi menjelaskan, kepala sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA telah ditetapkan melalui koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Ngawi, Kementerian Sosial RI, dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Alhamdulillah kepala sekolah untuk SD, SMP, dan SMA sudah ditetapkan. Mereka akan mempersiapkan pelaksanaan MPLS yang direncanakan dimulai pada minggu terakhir Juli,” katanya.

Sementara itu, proses rekrutmen guru definitif masih dilakukan oleh Kementerian Sosial RI bersama BKN. Selama masa transisi, kebutuhan tenaga pengajar akan dipenuhi melalui skema guru tamu yang disiapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi untuk jenjang SD dan SMP, serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun untuk jenjang SMA.

Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Pemerintah Kabupaten Ngawi optimistis Sekolah Rakyat Ngawi dapat mulai beroperasi sesuai jadwal dan menjadi fasilitas pendidikan yang memberikan akses belajar bagi masyarakat yang membutuhkan.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini