Bahanafmngawi.com – Pemerintah Kabupaten Ngawi telah menyiapkan berbagai agenda dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668 Tahun 2026. Mengusung tema “Ngawi Tumbuh Berdaya, Berbudaya”, rangkaian kegiatan digelar mulai 29 Juni hingga 17 Juli 2026. Berbagai agenda budaya, religi, hingga hiburan rakyat disiapkan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah Kabupaten Ngawi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan pelestarian budaya di tengah masyarakat.

Rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668 meliputi:

  • 29 Juni 2026 – Ganti Langse di Palenggahan Agung Srigati, Desa Babadan, Kecamatan Paron, pukul 19.00 WIB.
  • 2 Juli 2026 – Ziarah Makam Leluhur di Ngawi, Sine, dan Ngrambe, pukul 07.00 WIB.
  • 4 Juli 2026 – Jamasan dan Kirab Pusaka di Pendopo Wedya Graha, pukul 19.00 WIB.
  • 6 Juli 2026 – Malam Tirakatan di Pendopo Wedya Graha, pukul 19.00 WIB.
  • 7 Juli 2026 – Upacara Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668 di Pendopo Wedya Graha, pukul 07.00 WIB.
  • 11 Juli 2026 – Pesta Rakyat di Alun-alun Ngawi, pukul 19.00 WIB.
  • 14–16 Juli 2026 – Pameran dan Bursa Pusaka di Gedung Kesenian dan Halaman Pendopo Wedya Graha, mulai pukul 19.00 WIB.
  • 15 Juli 2026 – Pagelaran Budaya Ketoprak di Alun-alun Ngawi, pukul 19.00 WIB.
  • 16 Juli 2026 – Pagelaran Ketoprak dan Reog di Alun-alun Ngawi, pukul 19.00 WIB.
  • 17 Juli 2026 – Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk di Alun-alun Ngawi, pukul 19.00 WIB.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, mengatakan bahwa Hari Jadi Kabupaten Ngawi bukan hanya menjadi peringatan bertambahnya usia daerah, tetapi juga momentum untuk mengenang jasa para leluhur sekaligus memperkuat identitas budaya di tengah pembangunan yang terus berjalan.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini kami hadirkan sebagai bentuk penghormatan kepada sejarah dan warisan budaya Kabupaten Ngawi. Kami berharap masyarakat dapat ikut berpartisipasi, menjaga kebersamaan, serta bersama-sama membangun Ngawi yang semakin maju tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan para pendahulu,” ujarnya

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap peringatan Hari Jadi ke-668 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga menjadi sarana edukasi sejarah, pelestarian budaya, penguatan ekonomi masyarakat melalui berbagai kegiatan kerakyatan, serta mempererat persatuan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Ngawi yang tumbuh berdaya dan berbudaya.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini