Bahanafmngawi.com – Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, melakukan peninjauan langsung proyek pembangunan Sekolah Rakyat wilayah Jawa Timur II di Kabupaten Ngawi. Dalam kunjungannya, ia menekankan pentingnya percepatan pekerjaan guna mengejar target operasional sekolah pada Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027.
Peninjauan dilakukan di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi. Di lokasi tersebut, Diana meminta kontraktor untuk segera menambah jumlah tenaga kerja serta mengoptimalkan sistem kerja.
“Kami minta percepatan, salah satunya dengan menambah tenaga kerja dan menerapkan sistem kerja tiga shift atau 24 jam agar progres bisa lebih cepat,” tegasnya.(03/04/2026)
Proyek yang dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya itu saat ini melibatkan sekitar 264 pekerja dengan sisa masa kontrak 142 hari. Menurut Diana, penambahan sumber daya manusia menjadi langkah krusial agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu.
Sekolah Rakyat ini dibangun di atas lahan seluas 7,9 hektare. Hingga kini, progres pembangunan baru mencapai sekitar 10 persen, dengan deviasi sekitar 2 persen dari target awal. Kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk mempercepat ritme pekerjaan di lapangan.
Ke depan, pemerintah akan terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana, sehingga proyek ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga siap digunakan secara optimal saat tahun ajaran baru dimulai.(Ehr)





