Bahanafmngawi.com – Suasana duka menyelimuti warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Seorang petani lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam sumur sawah setelah sebelumnya dilaporkan tidak pulang sejak pagi hari.

Korban diketahui bernama Muchlas, 68 tahun. Ia berpamitan kepada keluarga untuk pergi ke sawah sambil membawa tangki semprot pestisida. Namun hingga sore menjelang, korban tak kunjung kembali, memicu kekhawatiran pihak keluarga.

Pencarian pun dilakukan hingga ke area persawahan. Kecurigaan mengarah ke sebuah sumur setelah tangki semprot milik korban ditemukan tergeletak di dekat lokasi. Saat diperiksa, korban sudah dalam kondisi tertelungkup di dasar sumur dengan kedalaman sekitar tiga meter.

Warga setempat, Kamiran, mengungkapkan bahwa kondisi sumur diduga mengandung gas berbahaya, sehingga proses evakuasi tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian yang selanjutnya berkoordinasi dengan tim SAR untuk penanganan lebih lanjut. Evakuasi dilakukan dengan peralatan khusus guna mengantisipasi paparan gas beracun di dalam sumur.

Anggota Tim SAR Sikatan, Broto Sanjoyo, menjelaskan bahwa proses pengangkatan jenazah dilakukan dengan prosedur pengamanan ketat. Setelah berlangsung sekitar dua jam, korban akhirnya berhasil dievakuasi.

 “Proses evakuasi harus dilakukan dengan prosedur pengamanan ketat karena diduga terdapat gas beracun di dalam sumur.” Ujarnya (19/04/2026)

Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemeriksaan visum luar. Dugaan sementara, korban terpeleset dan jatuh ke dalam sumur. Selain itu, korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit menahun yang bisa menjadi faktor pendukung dalam kejadian tersebut.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini