Bahanafmngawi.com – Suara benturan keras di ruas Tol Solo–Ngawi KM 548 B, wilayah Desa Kedungharjo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Senin. Sebuah truk bermuatan melon menghantam bagian belakang truk tronton yang melaju searah di jalur lambat. Kecelakaan tersebut merenggut nyawa seorang kernet, sementara sopir truk berhasil selamat meski mengalami luka ringan.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Setu Priyo Sumarto (59), warga Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Ia mengalami luka fatal setelah terjepit di dalam kabin yang ringsek akibat benturan. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena petugas harus mengeluarkan korban dari badan truk yang remuk sebelum akhirnya dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani visum.
Truk pengangkut melon bernomor polisi AD 9342 DD yang dikemudikan Sugiyo (56) mengalami kerusakan paling parah pada bagian depan. Sementara truk tronton bernomor polisi S 8332 NE yang dikemudikan Zainal Abidin (63), warga Kecamatan Jambon, Kabupaten Jombang, mengalami kerusakan di bagian belakang.
Zainal menuturkan, saat kejadian ia sedang mengemudikan truknya dari arah Surabaya menuju Solo dengan kecepatan normal di jalur lambat. Tanpa ada tanda apa pun, kendaraannya mendadak dihantam dari belakang.
“Saya hanya merasakan kendaraan terdorong cukup keras. Begitu berhenti dan turun, saya melihat bagian depan truk di belakang sudah hancur. Kami langsung berusaha membantu korban sambil menunggu petugas datang,” kata Zainal.(03/08/2026)
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara sementara, truk pengangkut melon diduga tidak mampu mengurangi laju kendaraan saat mendekati truk tronton di depannya. Akibat jarak yang terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari hingga menghancurkan kabin truk dan menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi langsung melakukan penanganan dengan mengevakuasi korban, mengamankan kedua kendaraan, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor kelalaian maupun kondisi pengemudi sebelum insiden terjadi.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan yang melibatkan kendaraan angkutan barang di ruas Tol Solo–Ngawi. Kepolisian kembali mengingatkan para pengemudi agar tidak mengabaikan jarak aman, menjaga konsentrasi, dan mengendalikan kecepatan, terutama saat melintasi jalur tol dengan lalu lintas padat, demi mencegah kecelakaan serupa terulang.






