Bahanafmngawi.com – Kepala DPUPR Ngawi, Mohamad Sadli, mengungkapkan sejumlah proyek infrastruktur terpaksa tertunda akibat efisiensi anggaran. Beberapa ruas jalan seperti Bangunrejo, Karanganyar, dan Komplang belum bisa dilanjutkan, termasuk pedestrian di Jalan Ahmad Yani dan sekitar Alun-Alun Ngawi.
Menurut Sadli, beberapa pembangunan jalan yang sebelumnya menjadi target prioritas Bupati Ngawi untuk diselesaikan di akhir tahun 2025 harus ditunda pelaksanaannya.
“ Karena adanya efisiensi anggaran, jadi ada beberapa yang tertunda, seperti pembangunan jalan di Bangunrejo, Karanganyar, dan Komplang,” jelasnya (21/05/2025)
Tidak hanya itu, proyek revitalisasi pedestrian di Jalan Ahmad Yani dan kawasan sekitar Alun-Alun Ngawi juga mengalami hal serupa. Penundaan ini turut berdampak pada pencapaian target peningkatan infrastruktur jalan yang semula ditargetkan rampung tahun ini.
Meski begitu, DPUPR memastikan beberapa proyek strategis tetap berjalan. Beberapa di antaranya yakni pembangunan jalan Kendung–Kwadungan, Teguhan–Plangkidul, Podang, dan Klitik–Paron. Selain itu, terdapat dua proyek pembangunan jembatan serta pengerjaan pedestrian di Jalan Panglima Besar Sudirman dan kawasan Kantor Kecamatan Kota Ngawi yang masih terus dilanjutkan.
“ Tinggal kegiatan yang berjalan sekarang yakni kendung-kwadungan, jalan teguhan-plangkidul, jalan podang, jalan klitik-paron. Ada 2 jembatan dan pedestrian PB Sudirman dan kantor kecamatan kota,” ujarnya
Sadli menegaskan, pihaknya berharap pembangunan jalan dan jaringan irigasi sebagai prioritas utama pada tahun anggaran mendatang. Langkah ini sejalan dengan visi Kabupaten Ngawi untuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan melalui infrastruktur yang andal dan merata.(Ehr)






