Bahanafmngawi.com – Saat lonceng sekolah berdering memanggil para siswa untuk belajar, sepasang remaja asal Bojonegoro justru memilih jalan lain. Keduanya kepergok sedang bermesraan di taman Alun-Alun Merdeka Kabupaten Ngawi pada Senin (15/9/2025). Momen tak biasa ini pun mengundang perhatian Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ngawi yang langsung bergerak cepat.
Petugas Satpol PP menerima laporan dari masyarakat tentang dua pelajar yang terlihat terlalu intim di area publik. Saat didatangi, keduanya masih asyik berpelukan dan berhimpitan, seolah tak peduli dengan lingkungan sekitar, lengkap dengan seragam sekolah mereka. Pemandangan ini dinilai berpotensi melanggar ketertiban umum dan norma kesusilaan.
“ Jadi memang sudah direncanakan mereka berdua itu, tindakan mereka berpotensi mengganggu ketertiban umum,” ujarnya
Setelah diamankan, terungkap bahwa mereka berdua sengaja membolos sekolah. Pelajar laki-laki yang masih berusia 16 tahun mengaku diberi uang saku untuk kegiatan di luar sekolah, namun justru memanfaatkannya untuk bertemu pasangannya. Sementara itu, pelajar perempuan berusia 15 tahun berbohong kepada orang tuanya bahwa ia akan menjenguk saudaranya yang sakit di Tuban.
Kebohongan mereka pun terbongkar di kantor Satpol PP. Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Ngawi, Budiono, menjelaskan bahwa penindakan ini dilakukan untuk memberikan pembinaan.
” Mereka kami amankan karena berpotensi melanggar ketertiban umum,” ujar Budiono.
Kedua pelajar tersebut, yang berasal dari Desa Ngrau, Kabupaten Bojonegoro, kini telah dikembalikan kepada orang tua dan pihak sekolah masing-masing. Satpol PP berharap tindakan tegas ini bisa menjadi pelajaran penting bagi generasi muda tentang kedisiplinan dan tanggung jawab.(Ehr)






