Bahanafmngawi.com – Menjelang Idul Adha, pengawasan kesehatan hewan kurban di Ngawi semakin diperketat. Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) setempat turun langsung ke pasar hewan untuk memastikan sapi dan kambing yang diperjualbelikan benar-benar dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi.
Pemeriksaan dilakukan secara intensif di pasar hewan Kecamatan Ngawi dengan melibatkan tim dokter hewan. Fokus utama berada pada pemeriksaan antemortem, yakni pengecekan kondisi fisik dan perilaku hewan sebelum disembelih, guna mendeteksi dini adanya gejala penyakit.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan DPP Ngawi, Tony Wibowo, menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hewan kurban.
“Kami memastikan hewan yang dijual dalam kondisi sehat, aman, dan dagingnya layak dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.(30/04/2026)
Sejumlah penyakit juga menjadi perhatian khusus, di antaranya Lumpy Skin Disease yang menyerang sapi. Sementara itu, kasus Penyakit Mulut dan Kuku dilaporkan relatif terkendali. Meski begitu, peningkatan aktivitas jual beli hewan menjelang hari raya membuat pengawasan harus diperketat.
DPP Ngawi memastikan pemeriksaan tidak hanya dilakukan di pasar, tetapi juga menjangkau peternakan milik warga. Langkah ini diharapkan mampu memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat dalam memilih hewan kurban yang sehat, sekaligus memenuhi syariat ibadah.(Ehr)





