Bahanafmngawi.com – Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memperkuat upaya penanganan stunting melalui pemenuhan gizi tepat sasaran. Salah satunya dengan memanfaatkan Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK), yakni pangan olahan yang diformulasi khusus sebagai bagian dari manajemen medis dan diet bagi anak dengan kondisi tertentu.
Kabid Pelayanan Kesehatan UKM UKP Dinas Kesehatan Ngawi, Retno Dewi Sulistiorini menjelaskan bahwa PKMK diberikan kepada balita stunting untuk mendukung peningkatan perkembangan tubuh secara signifikan.
“ Ketika kita menemukan kasus stunting, kita berikan susu khusus ini. Ada yang dalam satu minggu bisa naik satu kilogram. Harapannya, langkah ini dapat menekan angka stunting sejak dini,” ungkapnya.(22/10/2025)
PKMK diformulasikan khusus bagi anak berisiko gagal tumbuh, gizi kurang, atau gizi buruk. Produk ini dapat menjadi makanan tambahan maupun pengganti, dengan memperhitungkan kebutuhan gizi harian secara ketat.
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 29 Tahun 2019 tentang Penanggulangan Masalah Gizi bagi Anak Akibat Penyakit, pemberian PKMK hanya diperbolehkan atas resep dokter spesialis anak sesuai indikasi medis dan harus berada di bawah pemantauan tenaga kesehatan.
Dengan intervensi gizi yang terukur dan terawasi, Pemkab Ngawi berharap prevalensi stunting terus menurun, sehingga anak-anak dapat tumbuh sehat dan optimal sebagai generasi penerus daerah.(Ehr)






