Bahanafmngawi.com Pencarian intensif selama dua hari terhadap Sri Wahyuni ​​(53), warga Desa Cantel, Pitu, Ngawi, berakhir dengan kebahagiaan. Perempuan yang dilaporkan hilang sejak Rabu (22/10/2025) setelah berpamitan ke sungai, ditemukan dalam keadaan hidup pada Jumat pagi.

Koordinator Basarnas Bojonegoro, Nanang Pujo Prasetiyo , mengatakan korban ditemukan oleh warga yang berinisiatif mencari di lokasi yang belum tersentuh tim gabungan, yakni di kebun tebu sekitar 200 meter dari rumahnya.

“Ibu itu diketemukan di daerah yang agak jauh, di utara,” ujar Setyorini, anak korban, yang menjemput ibunya di dekat bekas jembatan kayu.

Kapolsek Pitu, AKP Basuki Rahmad , menjelaskan hilangnya korban yang tak kembali setelah 15 menit membuat keluarga cemas dan khawatir Sri Wahyuni ​​terjatuh ke sungai. Pencarian pun segera dilanjutkan.

Saat ditemukan, kondisi korban sangat lemas dan mengalami hipotermia ringan akibat kehujanan dan minimnya asupan.

“Yang bersangkutan masih bisa diajak berkomunikasi,” tambah Nanang.

Korban segera diselimuti, diberi makanan ringan, dan dibawa ke puskesmas untuk penanganan medis. Diduga, Sri Wahyuni ​​tersesat dan kehilangan arah di tengah lebatnya kebun tebu. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang melibatkan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan resmi dihentikan. Masyarakat diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di dekat sungai.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini