Bahanafmngawi.com – Najwa Aisya, siswi kelas X SMK Kesehatan BIM Ngawi, mendadak panik setelah jari telunjuknya tersangkut di lubang kursi besi di kelas, Rabu (24/9/2025). Awalnya, Najwa hanya sekadar iseng memasukkan jarinya. Namun, siapa sangka aksinya itu justru membuat jarinya terjebak lebih dari satu jam dan menimbulkan rasa sakit.

Pihak sekolah sempat berupaya membebaskan jari Najwa dengan berbagai cara sederhana, namun tak ada yang berhasil. Situasi itu akhirnya memaksa sekolah memanggil petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ngawi untuk turun tangan.

Tak lama kemudian, tim Damkar tiba membawa peralatan khusus. Proses evakuasi berlangsung dramatis selama sekitar 30 menit. Petugas harus menggunakan gerinda untuk memperbesar celah logam kursi, sambil menyiramkan air serta melumasi jari dengan minyak goreng agar aman dan tidak terluka.

Meski cukup menegangkan, akhirnya jari Najwa berhasil dilepaskan. Raut lega pun langsung terlihat di wajahnya.

 “Tadi cuma iseng, tidak menyangka malah nyangkut dan heboh satu sekolah,” ungkap Najwa usai dievakuasi.

Menurut Endy Sudianto, petugas Damkar Ngawi, kesulitan utama terletak pada material kursi yang terbuat dari logam tebal.

“Bahannya keras sekali, jadi butuh waktu lebih lama untuk membuat celah,” jelasnya.

Peristiwa ini sontak menjadi tontonan menarik bagi siswa dan guru yang memenuhi ruangan, menyaksikan langsung upaya penyelamatan hingga selesai. Beruntung, Najwa selamat tanpa luka serius, hanya merasakan jarinya kaku setelah terjepit terlalu lama.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini