Bahanafmngawi.com – Sebuah kecelakaan tunggal menggegerkan pengguna Jalan Raya Ngawi–Maospati pada Sabtu siang. Sebuah minibus dengan nomor polisi AE 1104 KS menghantam pagar Jembatan Klitik, Desa Klitik, Kecamatan Geneng, hingga posisi kendaraan nyaris terperosok ke sungai.

Peristiwa terjadi saat arus lalu lintas sedang padat. Bagian depan minibus ringsek usai menabrak pagar jembatan yang ambruk sepanjang sekitar lima meter akibat kerasnya benturan. Mobil sempat menggantung di bibir jembatan, menyisakan hanya sebagian badan kendaraan yang masih berada di atas jalan. Situasi itu membuat pengguna jalan panik dan spontan berhenti untuk membantu.

Pengemudi minibus, Aris Puji Nugroho (35), warga Lempuyangan, Kecamatan Bregas, Semarang, mengungkapkan bahwa kecelakaan bermula ketika ia melaju dari arah Ngawi menuju Geneng.

 “Tiba-tiba ada motor dari kiri langsung motong. Saya kaget dan refleks banting setir, kalau tidak justru bisa tabrakan keras,” ujarnya.

Namun ruang gerak yang sempit membuat mobil kehilangan kendali dan langsung menghantam pagar jembatan. Setengah bodi kendaraan menggantung, nyaris jatuh ke sungai. Beruntung Aris dan seorang penumpang perempuan berhasil keluar melalui pintu samping kiri sebelum warga memastikan kondisi mobil aman.

Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi segera tiba di lokasi untuk mengevakuasi kendaraan menggunakan derek dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang. Hingga kini, pengendara sepeda motor yang diduga menjadi pemicu insiden masih belum teridentifikasi. Polisi terus mengumpulkan keterangan saksi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengendara untuk selalu menjaga jarak aman dan mematuhi etika berlalu lintas, terutama di titik-titik rawan kecelakaan seperti jembatan dan persimpangan sempit.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini