Bahanafmngawi.com – Ketua DPRD Ngawi, Yuwono Kartiko, menunjukkan kepeduliannya atas insiden tragis bunuh diri di Jembatan Samben dengan mengunjungi Kantor Desa Kedungmiri, Kecamatan Karangjati, Ngawi.

Kunjungan ini dilakukan untuk mengklarifikasi informasi terkait Puji (56), warga setempat yang meninggal setelah diduga nekat bunuh diri akibat depresi berat.

“ Setelah saya melakukan klarifikasi, dari informasi-informasi yang selama ini kita terima. Bahwa sebenarnya kejadian yang menimpa almarhum Puji itu sesuatu musibah yang tidak bisa di prediksi oleh siapapun,” ujar Yuwono Kartiko (4/05/2025)

Dari hasil pertemuan dengan perangkat desa, diketahui bahwa Puji mengalami tekanan psikologis karena beban biaya pengobatan kakaknya yang dirawat di RSUD Ngawi. Meski demikian, pihak keluarga sebenarnya telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan mendapat BLT desa, sementara biaya rumah sakit ditanggung BPJS.

“ Dalam kasus ini sebenarnya lingkungan, baik tetangga maupun perangkat sudah melakukan pendampingan,” ujar Yuwono.

Yuwono berharap, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peran aktif pemerintah desa, dinas sosial, dinas kesehatan, dan lingkungan sekitar dalam memberikan perhatian kepada keluarga yang terdampak.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini