Bahanafmngawi.com – Musim kemarau panjang tahun 2026 mulai menjadi perhatian serius di Kabupaten Ngawi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi memetakan sedikitnya 11 desa yang tersebar di lima kecamatan berpotensi mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih dalam beberapa bulan ke depan.

Meski jumlah wilayah rawan kekeringan tahun ini menurun dibanding tahun 2025 yang mencapai 13 desa, BPBD tetap meningkatkan kewaspadaan. Penurunan tersebut dinilai sebagai hasil dari berbagai upaya mitigasi yang telah dilakukan pemerintah daerah, termasuk pembangunan jaringan pipanisasi untuk memperkuat pasokan air di daerah yang selama ini menjadi langganan kekeringan.

Data BPBD menunjukkan sebanyak 3.735 jiwa atau 941 kepala keluarga berpotensi terdampak krisis air bersih. Wilayah yang masuk kategori rawan tersebar di Kecamatan Ngawi, Pitu, Sine, Bringin, dan Kasreman.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Ngawi, Partoyo, menegaskan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi apabila kondisi kekeringan semakin meluas.

“Meskipun jumlah desa rawan kekeringan tahun ini berkurang, kami tetap siaga penuh. Seluruh kebutuhan penanganan darurat, termasuk distribusi air bersih, telah kami persiapkan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih,” ujar Partoyo.(23/06/2026)

Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, BPBD mencatat kebutuhan bantuan air bersih mencapai 82 tangki dengan total distribusi sekitar 527 ribu liter air. Angka tersebut menjadi acuan dalam menyusun kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau tahun ini.

“Kami berharap warga tidak menunggu hingga kondisi benar-benar sulit. Jika mulai mengalami kendala mendapatkan air bersih, segera laporkan kepada BPBD agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” tambahnya.

Dengan prediksi kemarau yang berlangsung cukup panjang, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar dampak kekeringan di Kabupaten Ngawi dapat diminimalkan serta kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini