Bahanafmngawi.com – Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama TNI mulai mengakselerasi pembangunan infrastruktur melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2026 di Desa Jatipuro, Kecamatan Karangjati. Sejumlah proyek yang dikerjakan meliputi pembangunan jembatan, pemasangan paving jalan, dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).
Program dengan total anggaran Rp2,7 miliar tersebut diarahkan untuk membuka akses masyarakat, memperlancar aktivitas perekonomian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah pedesaan.
Kepala Bidang Kawasan Permukiman DPRKP Ngawi, Pipit Dwi Herlina, mengatakan TMMD merupakan bentuk gotong royong antara pemerintah daerah dan TNI dalam mempercepat pembangunan desa.
“Sasaran utama tahun ini adalah mendukung ketahanan pangan. Karena itu, pembangunan jembatan di Desa Jatipuro diprioritaskan mengingat kondisinya rusak parah dan sangat dibutuhkan warga,” katanya.(23/06/2026)
Ia menambahkan, progres pembangunan jembatan saat ini telah mencapai 9,98 persen, jauh di atas target awal sebesar 1,63 persen. Meski ditargetkan selesai pada Oktober 2026, pekerjaan terus dipercepat agar dapat tuntas pada Agustus mendatang.






