Bahanafmngawi.com – Kelangkaan LPG 3 kilogram dikeluhkan warga di Kabupaten Ngawi dalam beberapa hari terakhir. Gas bersubsidi yang dikenal sebagai “gas melon” itu sulit ditemukan di tingkat pengecer, bahkan jika tersedia harganya melonjak hingga sekitar Rp25 ribu per tabung, jauh di atas harga normal.

Kondisi ini memaksa sebagian warga harus berburu hingga ke desa lain demi memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Di sisi lain, pemilik pangkalan LPG di Jalan Raden Saleh, Aan Budi Prihastanto, menyebut pasokan sebenarnya relatif aman. Namun, lonjakan kebutuhan selama Ramadan dan menjelang Idulfitri membuat distribusi terasa terbatas di masyarakat.

“Pasokan sebenarnya ada, bahkan beberapa hari terakhir ditambah. Dari sebelumnya sekitar 120 tabung, sekarang ada tambahan sekitar 100 tabung tiap pengiriman,” jelasnya (23/03/2026)

Untuk mengantisipasi pembelian berlebih, pihak pangkalan menerapkan aturan pembelian dengan menunjukkan KTP agar distribusi lebih merata. Meski demikian, di lapangan warga masih mengaku kesulitan memperoleh LPG 3 kg.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini