Bahananews,ngawi, Jawa Timur – Videotron milik Pemerintah Kabupaten Ngawi yang terpasang di beberapa titik strategis, seperti di Perempatan Kartonyono dan Jalan Hasanudin, sering mengalami kerusakan. Kerusakan ini dikeluhkan oleh masyarakat karena mengganggu fungsi videotron sebagai media informasi publik.

Salah satu kerusakan yang sering terjadi adalah tampilan videotron yang bersemut. Hal ini seperti yang terjadi pada videotron di Perempatan Kartonyono pada awal tahun 2023. Selain itu, videotron di Jalan Hasanudin juga sering mengalami kerusakan total, di mana layarnya tidak menampilkan gambar sama sekali.

” Fungsi vidiotron di Jalan Hasanudin ini aneh, kadang bisa kadang tidak bisa ada gambar tapi tidak jelas,” ungkap Heri salah satu warga.

Kerusakan videotron ini dikhawatirkan dapat merusak citra Kabupaten Ngawi. Pasalnya, videotron tersebut sering digunakan untuk menampilkan informasi penting bagi masyarakat, seperti informasi pariwisata, lalu lintas, dan berita terkini.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Ngawi, Wahyu Sri Kuncoro, kerusakan videotron ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti faktor usia dan cuaca.

“Videotron di Perempatan Kartonyono sudah habis masa garansinya sejak Desember 2022 lalu. Sedangkan videotron di Jalan Hasanudin memang sudah rawan rusak sejak awal,” jelas Wahyu.

Diskominfo SP Ngawi telah mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki videotron yang rusak. Untuk videotron di Perempatan Kartonyono, Pemkab Ngawi akan menganggarkan dana untuk perbaikan pada APBD 2024. Sedangkan untuk videotron di Jalan Hasanudin, Pemkab Ngawi masih mencari solusi terbaik, apakah akan diperbaiki atau diganti dengan yang baru. (Lbr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini