Bahanafmngawi.com – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menyiapkan anggaran sekitar Rp20 miliar pada tahun anggaran 2026 untuk menata kawasan Alun-Alun Ngawi agar lebih nyaman, aman, dan ramah bagi masyarakat.
Kepala Bidang Tata Bangunan dan Bina Konstruksi DPUPR Ngawi menjelaskan bahwa fokus utama penataan adalah perbaikan dan pelebaran trotoar di sekeliling alun-alun. Langkah ini dilakukan untuk mendukung aktivitas warga yang selama ini memanfaatkan bahu jalan untuk berolahraga.
“Untuk menata alun-alun, kita siapkan anggaran kurang lebih 20 miliar di tahun anggaran 2026 ini. Prioritas utamanya adalah penataan trotoar di sekeliling alun-alun. Kita akan perlebar trotoarnya, kemudian kita lengkapi dengan sarana prasarana pendukung kenyamanan pejalan kaki,” ujarnya.
Menurutnya, aktivitas olahraga seperti jogging dan jalan kaki sudah menjadi rutinitas masyarakat Ngawi. Dengan trotoar yang lebih lebar dan tertata, diharapkan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.
“Selama ini warga berolahraga masih di bahu jalan. Dengan trotoar yang diperlebar, kita ingin menyediakan fasilitas yang lebih aman dan ramah bagi publik, khususnya bagi masyarakat yang ingin jogging atau berjalan kaki,” jelasnya.
Selain penataan trotoar, DPUPR Ngawi juga memprioritaskan rehabilitasi fasilitas olahraga di kawasan alun-alun. Lapangan tenis dan basket yang saat ini dalam kondisi rusak berat akan direhab secara menyeluruh, termasuk fasilitas pendukung seperti kafe dan toilet.
“Prioritas berikutnya adalah rehabilitasi lapangan tenis dan basket beserta sarana prasarananya. Kita ingin menyediakan fasilitas olahraga yang lebih representatif bagi masyarakat Ngawi,” tambahnya.
Ia berharap program penataan alun-alun tersebut dapat segera direalisasikan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Proses lelang direncanakan akan dimulai dalam waktu dekat.(Ehr)






