Bahanafmngawi.com – Gerakan nasional penanaman jagung serentak merambah hingga ke Ngawi, Jawa Timur. Di Desa Banjarbanggi, Kecamatan Pitu, Rabu (9/7/2025), Bupati Ony Anwar Harsono memimpin aksi tanam simbolis bersama Forkopimda dan Forkopimcam, disertai penyerahan bantuan bibit dan alat pertanian kepada para petani.

“ Kami siap jadi bagian penting dalam rantai produksi jagung nasional. Lahan hutan sosial di Ngawi punya potensi besar,” ujar Bupati Ony

Melalui koneksi virtual, kegiatan serupa juga digelar di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah pusat, lewat sinergi lintas kementerian, menaruh harapan besar pada program ini untuk mendongkrak produksi jagung, memperkuat ketahanan pangan, dan menyejahterakan petani desa.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan bahwa selama sembilan bulan masa pemerintahan, seluruh keluhan petani telah ditanggapi tanpa terkecuali. Ia menyebut harga jagung dijaga stabil di angka Rp5.500 per kilogram sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kepentingan rakyat. Dukungan terhadap petani, lanjutnya, dilakukan secara menyeluruh—mulai dari penyediaan bibit hingga akses pasar.

“ Selama sembilan bulan pemerintahan, tak ada keluhan petani yang diabaikan. Harga jagung kami jaga di Rp5.500 per kilogram, semua demi rakyat. Dari bibit sampai pasar, dukungan kami total!,” ujar Amran

Dengan kolaborasi berbagai pihak, gerakan ini diharapkan menjadi titik balik menuju kemandirian pangan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini