Bahanafmngawi.com – Persiapan keberangkatan jemaah calon haji asal Kabupaten Ngawi menuju Tanah Suci terus dimatangkan. Hingga saat ini, Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Ngawi memastikan kesiapan jemaah telah mencapai sekitar 80 persen.
Dari total 478 jemaah yang tergabung dalam kloter 22 dan 23, seluruhnya dipastikan tetap berangkat tanpa ada yang mengundurkan diri. Situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang masih memanas juga disebut tidak mempengaruhi jumlah maupun kesiapan jemaah.
Kepala Kemenhaj Ngawi, Masun Azali Amrullah, mengatakan sebagian besar tahapan persiapan sudah dilalui, termasuk vaksinasi wajib bagi ratusan jemaah.
“Untuk persiapan keberangkatan jemaah calon haji Ngawi saat ini sudah mencapai sekitar 80 persen, dan para jemaah juga sudah menjalani vaksinasi sebagai salah satu syarat keberangkatan,” ujar Masun.
Dalam waktu dekat, panitia juga akan melakukan pengumpulan koper dan barang bawaan jemaah di rumah dinas Bupati Ngawi di Jalan Hasanuddin. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 April.
Sementara itu, jemaah calon haji Ngawi yang tergabung dalam kloter 22 dan 23 dijadwalkan berangkat menuju Asrama Haji Surabaya pada 27 April mendatang sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.
Masun menambahkan, berdasarkan informasi dari Kemenhaj pusat, seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji tahun ini masih berjalan sesuai jadwal meskipun konflik di Timur Tengah masih berlangsung.(Ehr)






